Selasa, 03 Mei 2016
Bus dan Air Mata
aku lebih suka menangis di bus..
memandangi pemandangan ...
sepanjang jalan yang terlewati
seakan memutar kembali apa yang terjadi.
dan membuatku menjadi tersedu.. sejadi-jadinya
entah sejak kapan tempat ini cocok untukku menumpahkan embun di mataku.
namun, setiap bus yang q lewati.
ku pandangi di jendela bus,
berjalannya bus memulai ku mengingat yang terjadi.
semakin jauh bus berjalan..
semakin dalam dan jauh pula apa yang ku ingat.
tertumpah...
tak sadar ku tumpahkan .. membasahi kerudungku..
tak perduli disampingku yang duduk siapa..
tak perduli ia melihatku atau tidak..
ku luapkan semua..
pemandang yang ku lihat diluar jendela bus..
mensayukan mataku,,
hijaunya rumput dan tingginya gunung yang ku lewati...
menjadikanku teringat ini ciptaanNya.
aku tersadar bahwa Allah selalu menenangkanku...
tak ada tempatku bercakap tentang risih hati dan duka hati.
air mata hanya mampu memaknai yang terjadi pada diriku.
dalam bus....
kadang ku hindari agar ku tak mulai membasahi kerudungku dngan air mata..
dan akan ku coba ketika aku di bus,,
aku tidak lagi memandangi jalan yang terlewati
dengan mata berkaca-kaca....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar